Ukuran Lapangan Basket Sesuai Standar Beserta Posisi Pemain dan Sejarah

UKURAN LAPANGAN BASKET – Bola basket merupakan salah satu cabang olahraga yang paling popular di belahan dunia. Permainan ini menggunakan bola sebagai alat utama untuk menentukan point. Di Indonesia, permainan bola basket merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat nasional maupun internasional.

Di Indonesia ada sebuah organisasi yang menaungi cabang olahraga ini yaitu, PERBASI (Persatuan Basket Seluruh Indonesia). Sedangkan untuk turnamen Internasional ada NBL (National Basket League). Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan–penjelasan yang penulis paparkan dibawah ini.

Ukuran Lapangan Basket Nasional

ukuran lapangan bola basket nasional
pixabay.com

Ukuran lapangan basket standar nasional adalah 25,5 m x 15 m. Yang mana lapangan memiliki ukuran panjang garis tengah lingkaran 1,8 meter dan lebar garis 0,05 meter. Sedangkan panjang garis akhir lingkar daerah serang adalah 6 meter. Dan untuk garis tembakan hukuman berjarak 3,60 meter.

Ukuran lapangan basket standar nasional juga memiliki 3 buah lingkaran yang terdapat di dalam lapangan dengan panjang jari – jari 1,8 m. Lapangan bola basket standar nasional juga memiliki jarak papan pantul luar dan dalam.

Dimana jarak papan pantul yang dalam ukurannya 0,59 m x 0,45 m dan untuk jarak papan pantul bagian luar ukurannya adalah 1,8 m x 1,2 m. Sedangkan jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah adalah 2,75 meter dan untuk jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring basket adalah 0,30 meter.

Ukuran Lapangan Basket Internasional

ukuran lapangan basket fiba
pinterest.com

Untuk ukuran lapangan basket standar internasional ukurannya adalah 28 m x 15 m. Yang mana lapangan ini memiliki garis tengah dengan ukuran 1,8 m x 0,05 m dengan panjang garis akhir wilayah serang 6 m dan garis tembakan 3,60 m. Dalam lapangan ini terdapat 3 buah lingkaran dengan panjang 1,8 meter.

Papan pantul pada lapangan basket standar internasional memiliki dimensi dengan bagian dalam 0,59 m x 0,45 m dan ukuran kotak bagian luar adalah 1,8 m x 1,2 m. Jarak lantai sampai ke papan pantul bawah adalah 2,9 meter. Sedangkan jarak antara papan pantul bawah ke ring bola basket adalah 0,15 meter.

Ukuran Ring Basket

ukuran ring basket
pixabay.com

Ukuran ring basket antara ring lapangan basket standar nasional dan standar internasional sama yaitu dengan ukuran 0,40 meter dan dengan jarak tiang penyangga ring sampai dengan garis akhir adalah 1 meter.

Baca Juga :  Struktur Lapisan Bumi, Beserta Penjelasannya

Posisi Pemain Basket

posisi pemain basket
espncdn.com

Selain ukuran lapangan basket, dalam permainan bola basket setiap pemain harus mengetahui peran atau posisinya di lapangan. Karena jika tidak dapat mengetahui hal tersebut maka dapat dipastikan kalau sang pemain pastinya tidak dapat bermain dengan baik, bahkan dapat merusak permainan tim.

Oleh karena itu, pemain basket yang professional wajib mengetahui posisi dalam permainan bola basket. Meskipun dalam permainan bola basket ini kerja sama tim adalah hal yang utama, namun perlu juga didukung dengan skill atau kemampuan individu.

Bagi para pemain bola basket wajib untuk mengetahui hal tersebut agar dapat bermain dengan baik. Berikut penulis jelaskan mengenai 3 posisi pemain bola basket beserta tugas dan fungsinya.

1. Guard

Pemain dengan posisi guard terdiri 2 macam yaitu point guard dan shooting guard.

  • Point guard adalah pemain dalam posisi yang memiliki tugas utama mengatur permainan baik serangan maupun bertahan.
  • hooting guard adalah pemain dengan tugas utama sebagai pemain yang memasukkan bola ke dalam ring. Untuk posisi ini dipilih pemain yang memiliki akurasi tembakan yang baik. Selain itu kecepatan dan postur tubuh sangat dipertimbangkan dalam posisi ini.

2. Forward

Forward ini terdiri 2 macam yaitu small forward dan strong forward.

  • Small forward, pemain dalam posisi ini harus memiliki banyak kemampuan seperti dribble, umpan balik dan shooting.
  • Strong forward meruapakn pemain yang biasanya posisinya berada dibawah ring baik dalam kondisi menyerang maupun bertahan. Pemain ini biasanya memiliki postur tubuh yang besar dan tinggi, dengan begitu bisa menghalangi lawan atau mengambil bola saat terjadi rebound.

3. Posisi Center

Pemain bola basket dengan posisi center memiliki tugas utama untuk bertahan saat terjadi serangan. Pemain dalam posisi ini biasanya memiliki postur tubuh yang besar dan tinggi. Selain itu para pemain center biasanya paling banyak melakukan pelanggaran karena hal ini termasuk salah satu strategi dalam taktik bertahan.

Sejarah Bola Basket

sejarah bola basket
pixabay.com

Permainan Bola basket merupakan salah satu cabang olahraga yang digemari oleh banyak orang. Permainan ini pertama kali diciptakan oleh seorang guru olahraga yang berasal dari Kanada yang bernama James Naismith pada tanggal 15 Desember tahun 1891.

Awal mulanya berkembangnya permainan bola basket, terdapat banyak kalangan-kalangan yang bertentangan dengan permainan olahraga ini. Hal ini karena mereka menganggap jika olahraga bola basket ini terlalu keras dan  tidak cocok apabila dilakukan di dalam ruangan.

Baca Juga :  Sejarah Sumpah Pemuda Beserta Bunyi Isinya dan Kongres Pemuda 1 & 2

Walaupun banyak yang tidak setuju dan menyukainya, pada akhirnya James memutuskan untuk membuat beberapa peraturan permainan bola basket. Salah satu peraturannya adalah memasang atau menempatkan keranjang (ring) di dinding ruangan olahraga itu.

Perlu Anda ketahui, bahwa pada waktu itu permainan bola basket belumlah menggunakan teknik dribble melainkan hanya dengan cara memindahkan bola dengan lemparan tangan.

Awal mulanya diadakannya pertandingan bola basket pada tanggal 20 Januari 1892. Dan pada akhirnya setelah diadakannya pertandingan itu, mulai banyak orang yang mulai mengenal nama permainan ini dengan sebutan basketball.

Olahraga inipun kemudian mulai menyebar ke Amerika Serikat dan banyak orang yang mulai memainkan permainan ini.

Sedangkan di Negara Kesatuan Republik Indonesia, permainan cabang olahraga basket ini mulai masuk ke dalam negeri pada tahun 1920-an. Orang–orang perantau dari Cina yang datang ke Indonesia yang membawa permainan ini hingga di Indonesia.

Para perantau Cina ini kemudian membentuk komunitas sendiri dan juga sekolah tionghoa. Di sekolah–sekolah itu diwajibkan untuk memainkan cabang olahraga basket kepada seluruh siswa. Sehingga tidaklah heran jika di setiap sekolahnya ada lapangan basketnya dan pemain–pemain yang menonjol berasal dari kalangan ini.

Pada era 1930-an perkumpulan–perkumpulan basket mulai dibentuk di kota–kota besar di Indonesia sebagai sentralnya seperti Jakarta, Surabaya, bandung, Semarang, Yogyakarta dan Medan. Pada saat PON I (Pekan Olahraga Nasional) I tahun 1948 di Solo, bola basket pertama kali dimainkan di level Nasional. Peserta PON I ini masih terbatas pada putra terkuat dari masing–masing karesidenan dan perkumpulan–perkumpulan pribumi lainnya.

Namun, harus diakui bahwa kemampuan bermainnya tim karesiden lebih baik daripada pemain pribumi. Dan akhirnya pada 23 Oktober 1951 dibentuklah organisasi dengan nama “Persatuan Basketball Seluruh Indonesia (PERBASI)”.

Namun karena tidak bersedianya golongan Tionghoa untuk ikut bergabung di PERBASI menyebabkan basket di Indonesia menjadi tidak berkembang dengan baik. Hal ini karena mereka memiliki komunitas bola basket sendiri.

Sehingga untuk memecahkan permasalahan itu, diadakanlah konferensi Bola Basket di Bandung dengan keputusan bahwa PERBASI merupakan satu–satunya induk olahraga basket di Indonesia.

Pada tahun 1954 PERBASI diterima menjadi anggota FIBA. Dan pada tahun berikutnya untuk pertama kalinya Indonesia mengirimkan regu basket di Asian Games Manila.

Tinggalkan komentar