12 Tips Cara Melakukan Lifelong Learning

Tips melakukan lifelong learning, seringkali kita mendengar bahwa belajar itu tidak pernah mengenal usia. Selama masih diberi waktu dan kemampuan berpikir, belajar menjadi sesuatu yang terus melekat didalam diri seseorang. Hal ini muncul akibat keinginan kuat untuk terus bertumbuh mempelajari hal-hal baru yang belum dimengerti.

Belajar tidak harus selalu diartikan sebagai aktivitas konvensional ruang kelas dimana guru mengajar dan murid duduk mendengarkan. Semenjak pandemi covid-19 mewarnai kehidupan masyarakat, aktivitas belajar pun mulai ikut berubah. Dari yang semula belajar di gedung dan bangunan fisik beralih ke ruang-ruang virtual.

Work From Home dan Study From Home menjadi dua hal baru yang mendorong kita untuk lebih adaptif terhadap teknologi yang semakin canggih ini. Belajar adalah satu kata yang tepat untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Perubahan berlangsung sangat cepat, dan belajar menjadi sebuah aktivitas yang dapat mengimbangi perubahan tersebut.

Upaya untuk terus belajar inilah yang mendasari prinsip lifelong learning. Penerapan lifelong learning sangat membantu meningkatkan kapasitas diri dan performa seseorang jika memang dilakukan secara benar dan berkelanjutan. Tujuan dasar lifelong learning menyasar pada pengembangan individu itu sendiri, yang diharapkan dapat meningkatkan daya saing. Namun, yang perlu diingat adalah bahwa proses menjalani lifelong learning ini haruslah dengan sadar dan sukarela.

Oleh karena itu, ada beberapa kebiasaan yang perlu dibangun untuk mewujudkan lifelong
learning. Oskar Nowik, penulis buku “Brightening: The Positive Attitude That Will Change Your Life” menuliskan 12 kebiasaan yang wajib ada dalam diri seorang pembelajar sejati (lifelong learner):

1. Rutin Membaca

Tips melakukan lifelong learning yang pertama adalah membaca. Membaca karya apapun, baik fiksi maupun non-fiksi dapat melahirkan gagasan baru, melatih otak kita, dan merevolusi kehidupan menjadi lebih baik. Lifelong learner selalu mendekatkan dirinya dengan buku, dan yang terpenting adalah mereka menikmati aktivitas membaca yang akhirnya menjadi sebuah hal yang konsisten untuk dilakukan.

2. Aktif Mengikuti Pelatihan

Dengan beragam pilihan pelatihan berbasis online ataupun yang bersifat langsung, kita dapat memilih dan mengikuti pelatihan yang dapat bermanfaat untuk perkembangan diri kita. Ambil sebanyak mungkin ilmu yang dapat dipelajari dari para trainer yang ada.

3. Selalu Mencari Celah untuk Bertumbuh

Pembelajar sejati tidak akan terjebak dengan kenikmatan menonton televisi atau
bermalas-malasan tanpa alasan. Mereka akan mencari hal yang bersifat kreatif dan praktikal karena setiap detik waktu yang ada sangatlah berharga. Mereka juga tidak ragu untuk berpartisipasi aktif di ruang-ruang sosial di area mereka.

4. Selalu Bugar

Pikiran yang cerdas dan kreatif akan selalu erat terkait dengan tubuh yang sehat. Karena itu, olahraga yang rutin dan mengonsumsi makanan yang sehat adalah kunci keberhasilan lahirnya ide-ide segar. Fisik dan mental haruslah dilatih agar tetap prima.

5. Mempelajari Skill Yang Lain

Dengan memiliki beberapa kemampuan, otak akan menjadi lebih kreatif dalam memecahkan masalah, dan ketika berada di dalam kondisi yang sulit sekalipun, mereka akan dapat mencari solusi yang cerdas.

6. Suka Dengan Pertumbuhan, Sekecil Apapun

Seorang pembelajar sejati menyukai ekosistem yang membuat mereka bertumbuh. Mereka
senang mengeksplorasi cara-cara yang inovatif dengan selalu melakukan terobosan agar
tercapai tahapan-tahapan berikutnya yang lebih baik di pencapaian pribadi mereka.

7. Membuat Target Spesifik

Tantangan yang sulit tidak serta merta menghentikan mereka, tetapi justru memicu mereka agar lebih termotivasi dan terus tumbuh. Seorang pembelajar sejati selalu memerhatikan detail performa mereka, dan terus melakukan pergerakan tanpa henti. Riset juga menunjukkan bahwa tujuan yang ambisius dan spesifik dapat lebih meningkatkan performa seorang individu.

Baca Juga :  28 Candi dan Prasasti Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno Lengkap Beserta Gambarnya

8. Merangkul Perubahan

Seorang pembelajar sejati tidak alergi dengan perubahan. Sebaliknya, mereka sadar dan peka dengan setiap perubahan yang terjadi. Mereka paham bahwa perubahan akan membawa mereka ke hasil yang jauh lebih baik. Ketika sebuah perubahan terjadi, mereka akan dengan sigap beradaptasi dengan situasi yang ada.

9. Tidak Ada Kata Terlambat Untuk Memulai Sesuatu Yang Baik

Tidak pernah ada kata terlalu tua untuk memulai sesuatu. Berapapun usia yang mereka lewati sekarang, mereka berhak untuk belajar hal baru dan mencatatkan kesuksesan.

10. Kebaikan Itu Menular

Pembelajar sejati itu sadar bahwa lingkungan yang positif sangat berpengaruh terhadap
perkembangan dirinya. Namun lebih dari itu, perubahan secara kontinyu dari diri pribadinya lah yang akan juga mempengaruhi lingkungan sekitar untuk meniru kebaikan yang dilakukannya.

11. Keluar Dari Zona Nyaman

Merek tidak pernah ragu dan takut untuk mencoba hal-hal baru yang positif dan menantang. Hal ini dapat membuat mereka jauh lebih berkembang dan merasakan pertumbuhan intelektual yang luar biasa.

12. Berfokus Pada Inti Pembelajaran

Belajar tidak selalu berafiliasi dengan peringkat dan jenjang pendidikan. Bahkan, untuk mereka yang tidak berkesempatan untuk mengenyam pendidikan formal sebelumnya, dapat menjadi seorang pembelajar sejati dimanapun mereka berada. Pengembangan diri secara profesional dapat dilakukan dimanapun, terlebih sekarang sarana untuk belajar jauh lebih berkembang dibanding sebelumnya.

Sudahkan 12 kebiasaan ini ada dalam diri kita? Yuk terus berproses melakukan pertumbuhan agar kita dapat menjadi seorang pembelajar sejati sepanjang hayat.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.