Mengenal Olahraga Sepak Bola: Sejarah, Peraturan, Posisi Bermain dan Ukuran Lapangan

Olahraga Sepak bola merupakan permainan juga cabang olahraga yang sangat popular baik di dunia maupun di Indonesia sendiri. Permainan yang melibatkan banyak orang pemain ini sangat digemari banyak kalangan. Namun, belum tentu para penggemar mengetahui seluk beluknya, termasuk ukuran lapangan sepak bola hingga sejarahnya.

Ukuran Lapangan Sepak Bola

Dalam permainan sepak bola lapangan merupakan komponen yang paling penting. Umumnya lapangan berupa rumput alami atau rumput sintesis di area terbuka. Lapangannya berbentuk persegi panjang dibatasi dengan garis-garis tertentu.

fifa.com

Adapun ukuran lapangan sepak bola meliputi panjang yaitu 90-120 meter, sementara untuk standar internasional sepanjang 100-110 meter. Lebarnya yaitu 45-90 meter dan untuk standar internasional adalah 64-75 meter. Keempat sudutnya diberi garis berupa seperempat lingkaran sebagai tempat untuk melakukan tendangan sudut.

Lapangan sepak bola diberi garis tengah sebagai pembatas daerah antar kedua tim. Di dalamnya terdapat lingkaran dengan jari-jari 9,5 meter. Selain itu, juga ada dua gawang yang posisinya saling sejajar dan mempunyai standar ukuran tersendiri.

Ukuran Gawang Sepak Bola
www.soccercoachingpro.com

Adapun tinggi gawang adalah 2,44 meter dan panjangnya 7,32 meter yang dihitung dari dalam tiang dan mistar di atas gawang. Jaring gawang juga harus mempunyai kerenggangan tertentu agar jika terkena tendangan bola tidak keluar terlampau jauh dari daerah tersebut. Ukurannya lubang jaring tersebut sekitar 10 cm.

Tiang maupun mistar gawang umumnya terbuat dari bahan besi atau bahan lain yang tidak membahayakan keselamatan pemain. Gawang tersebut sifatnya ada permanen atau ditancapkan dalam tanah dan juga yang bisa dipindah-pindah, sehingga lebih praktis. Jadi, jika menggunakan gawang yang tidak permanen, maka saat pertandingan berlangsung tidak boleh

Jumlah Pemain Sepak Bola

Permainan sepak bola dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing terdiri atas 11 orang pemain. Selain itu juga pemain cadangan berjumlah 6 orang. Apabila jumlah pemain yang berada di lapangan kurang dari 7 atau 4 orang pemain akibat terkena kartu merah, maka tim tersebut dinyatakan kalah secara otomatis.

Salah satu diantaranya harus menjadi kapten, dimana peran ini bisa dilakukan oleh semua jenis posisi yang ada misalnya penyerang, bek, maupun kiper. Sementara pemain cadangan bertugas menggantikan pemain utama jika diperlukan baik misalnya karena cedera dan sebagainya.

Pengertian Sepak Bola

Sepak bola adalah salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh dua tim, dimana masing-masing tim terdiri atas 11 orang. Tujuannya adalah memasukkan bola ke dalam gawang lawan sebanyak-banyaknya dalam waktu yang sudah ditentukan.

Cara memainkan nya adalah dengan menendang dan menggiring bola menggunakan kaki serta menyundul bola dengan kepala atau anggota badan lainnya kecuali tangan. Sebab hanya pemain kiper saja yang boleh menyentuh bola dengan tangan di dalam daerah kotak pinalti. Jika pemain selain keeper menyentuh bola baik di sengaja maupun tidak, maka dihitung sebagai pelanggaran.

Sepak bola menjadi permainan yang sangat popular bagi banyak kalangan sejak abad ke-20, khususnya di Eropa. Bahkan hingga kini ia menjadi permainan sekaligus olahraga favorit bagi banyak orang mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Tidak heran jika kini ada pertandingan dan kejuaraan sepak bola berdasarkan usia.

Sejarah Permainan Sepak Bola di Dunia

Pada dasarnya permainan sepak bola sudah ada sejak sekitar tahun 2500 SM di daratan China dengan nama Tsu Chu. Permainan ini sering dilakukan dalam latihan militer yang dibagi menjadi dua tim dengan jumlah anggota sekitar puluhan orang. Cara memainkan nya adalah dengan menyepak atau menendang bola hingga bisa masuk ke jaring lawan.

Kemudian juga ada orang Jepang yang sering memainkan permainan ini sekitar tahun 300-600 M dengan nama Kenari. Permainan ini dimainkan oleh dua tim yang masing-masing terdiri atas delapan orang dari kalangan ningrat atau bangsawan. Hanya saja cara memainkan nya dilakukan dengan menendang bola agar tidak sampai menyentuh tanah.

Baca Juga :  Ciri-ciri Magnet, Pengertian, dan Sifat-sifat Kemagnetan Bahan

Sepak bola juga sudah ada di Inggris masa kuno yang dimainkan secara beregu dengan jumlah pemain bahkan mencapai ribuan orang. Permainan ini sering dilakukan di sembarang tempat seperti jalanan dan sebagainya, sehingga sering menimbulkan kekacauan hingga kerusakan di sekitar tempat permainan. Bahkan tidak ada peraturan khusus sehingga sering terjadi kekerasan pula.

Pada abad ke-16 di Florence, Italia berkembang permainan sepak bola yang lebih modern dengan adanya peraturan terkait dengan ukuran lapangan jenis ukuran bola. Permainan ini sering disebut dengan Calcio dan seringkali dimainkan di taman kota. Nampaknya dari sinilah sejarah sepak bola modern bermula.

Lebih jauh lagi kemudian Inggris mulai menyebarkan permainan sepak bola modern beserta peraturannya sekitar awal abad ke-19. Pada tahun 1940-1950 klub-klub di Inggris yang tergabung dalam sepak bola di Inggris sepakat untuk membuat aturan permainan sepak bola agar lebih seragam.

Peraturan tersebut meliputi sistem atau cara permainan menggunakan kaki, jumlah pemain 11 orang untuk setiap tim, bahan dan ukuran bola, ukuran dan bahan gawang, peluit bagi wasit, hingga jenis pelanggaran dan ukuran lapangan sepak bola yang umum. Hal itulah yang kemudian dijadikan pedoman dalam setiap pertandingan sepak bola di seluruh dunia.

Demikian, tidak ada keterangan khusus siapa yang menciptakan permainan sepak bola, sebab di beberapa negara sudah ada yang melakukannya, bahkan di masa kuno sekalipun. Hanya saja sepak bola modern lengkap dengan aturannya sebagaimana sekarang dicetuskan oleh Inggris lalu menyebar ke seluruh Eropa hingga ke banyak negara di belahan dunia.

Sejarah Sepak Bola di Indonesia

Sejarah sepak bola di Indonesia sendiri tidak terlepas dari kedatangan orang-orang Eropa, khususnya Belanda dan Inggris. Khususnya pada awal abad ke-20 setelah diterapkannya politik etis dengan adanya sekolah-sekolah Eropa seperti ELS, HIS, MULO, HBS, dan AMS. Pihak kolonial memasukkan pelajaran olahraga dengan mengajarkan sepak bola, basket, dan atletik di dalamnya.

Tentu awalnya yang bisa memainkan permainan sepak bola hanya anak dan orang-orang Eropa lalu Tionghoa, hingga kemudian merambah ke masyarakat Bumiputera. Permainan ini kemudian banyak berkembang di kota-kota besar hingga terbentuk klub-klub sepak bola berdasarkan etnis maupun daerah.

Posisi Permainan Sepak Bola

Sepak bola berada di bawah naungan FIFA (Federation International Football Assocation) atau asosiasi sepak bola internasional. Semua aturan yang diterapkan oleh semua asosiasi sepak bola setiap negara mengacu pada aturan FIFA.

Kini sepak bola bukan hanya sebagai permainan untuk hiburan dan semacamnya saja, namun juga sebagai olahraga bagi banyak kalangan. Bahkan seiring dengan perkembangan zaman, olahraga sepak bola menjadi sarana dan lading bisnis. Hal itu terbukti dengan adanya klub-klub yang menjual atau menyewakan pemainnya kepada klub lain atau disebut dengan transfer pemain.

Peraturan Permainan Sepak Bola

fifa.com

Setiap permainan tentu mempunyai aturan tersendiri agar berjalan dengan baik dan fair bagi kedua tim. Sebagaimana sepak bola modern yang sudah diperkenalkan oleh Inggris ada beberapa aturan yang harus diperhatikan, dilaksanakan, dan tidak boleh dilakukan oleh pemain maupun wasit. Berikut adalah penjelasannya:

  1. Sebelum pertandingan dimulai pemain harus berbaris dan berjabatan tangan antar kedua tim. Kemudian melakukan undian yang dipimpin oleh wasit menggunakan koin untuk menentukan tim mana yang akan memulai pertandingan.
  2. Setiap pertandingan dilakukan oleh dua tim yang masing-masing terdiri atas 11 orang pemain utama. Jika salah satu tim kurang dari 7 orang pemain karena terkena kartu merah, maka dinyatakan kalah. Salah satunya harus menjadi kapten tim yang bertugas untuk melakukan diskusi dengan wasit jika terjadi masalah.
  3. Pergantian pemain dilakukan maksimal 3 orang untuk laga resmi, namun untuk pertandingan persahabatan bisa sampai 7 kali.
  4. Setiap pemain harus memakai kaos jersey dan masing-masing tim harus mengenakan warna yang berbeda. Selain itu juga harus memakai sepatu khusus sepak bola serta kaos kaki seragam dan khusus kiper harus memakai sarung tangan. Adapun aksesoris yang dilarang meliputi gelang, anting, kalung, dan semacamnya.
  5. Permainan harus dikawal oleh wasit yang bertugas untuk memberi keputusan jika terjadi pelanggaran dan semacamnya. Ia dibantu oleh dua asisten wasit yang mengawal di tepi garis lapangan untuk melihat apakah bola itu off side dan sebagainya.
  6. Permainan dibagi menjadi dua babak dengan lama 2 x 45 menit dan lama jeda untuk istirahat adalah 15 menit. Selain itu juga ada perpanjangan waktu 2 x 15 menit di akhir babak untuk menentukan pemenangnya jika hasil masih selalu sama maka akan dilaksanakan adu pinalti.
  7. Kick off harus dilakukan ketika permainan baru dimulai, memulai babak kedua, setelah terjadi gol, dan memulai babak perpanjangan waktu.
  8. Bola dianggap gol apabila masuk ke dalam gawang lawan serta tidak ada pemain yang berada dalam posisi offside, melakukan pelanggaran, dan handball. Semua itu menjadi keputusan wasit.
  9. Jika bola keluar dari samping lapangan maka, harus dilakukan pelemparan bola ke dalam kembali oleh tim yang tidak mengeluarkan bola. Namun, jika keluar dari sisi kanan atau kiri gawang, maka kemudian berlaku tendangan sudut bagi yang mengeluarkannya.
  10. Berlaku tendangan gawang jika bola melewati garis gawang, dimana ini bisa dilakukan oleh kiper maupun pemain lain.
  11. Handball, melakukan tackle terlalu keras, mendorong lawan, menarik baju lawan, dan lain sebagainya dihitung sebagai pelanggaran. Sebab itu, wasit mengeluarkan dua jenis kartu yaitu kuning dan merah. Jika pemain terkena kartu merah, secara otomatis harus keluar dari lapangan, begitu pula jika mendapat 2 kartu kuning sekaligus.
  12. Selain itu juga ada tendangan bebas sebagai hadiah bagi pemain atau tim yang dilanggar. Hal ini dilakukan di tempat terjadinya pelanggaran dan dilakukan oleh pihak yang dilanggar. Namun, jika pelanggaran terjadi di kotak pinalti, maka berlaku tendangan pinalti bagi tim lawan yang dilakukan oleh salah seorang pemain.
Baca Juga :  Sejarah Wali Songo, Nama-nama Asli Sunan, dan Ceritanya Lengkap

Posisi Pemain Sepak Bola

Dari kesebelas pemain tersebut di atas semua mempunyai tugas masing-masing dengan menempati posisinya sendiri sesuai dengan tugas tersebut. Tentunya dalam menjalankan setiap tugasnya, pemain harus bekerja sama antara satu dengan yang lainnya agar bisa mencetak gol dan mencegah terjadinya gol untuk pihak lawan. Berikut adalah macam-macam posisi serta tugas pemain sepak bola:

  1. Keeper yaitu pemain yang bertugas untuk menjaga gawang agar tidak kebobolan dari tim lawan. Ia sering berada di daerah dekat gawang atau daerah pinalti dan tentunya boleh memegang bola. Karena itu ia harus mengarahkan pertahanan, membersihkan, menyelamatkan, dan mendistribusikan bola kepada temannya.
  2. Striker atau penyerang merupakan pemain yang bertugas untuk memanfaatkan umpan bola dari pemain lain agar bisa menjadi gol. Karena itu, posisinya berada di dekat gawang lawan dan mereka harus mempunyai bakat, teknik yang bagus, serta kecepatan dalam menggiring bola.
  3. Gelandang atau pemain tengah merupakan pemain yang berada di posisi belakang garis pertahanan dan di depan bek. Tugasnya adalah mengawal atau mencegah bola agar tidak sampai pada garis pertahanan.
  4. Bek atau pemain bertahan yaitu pemain yang berada di posisi belakang, dimana tugasnya membantu penjaga gawang untuk mencegah terjadinya gol dari pihak lawan. Pemain bertahan ini dibagi menjadi bek tengah, penyapu, dan bek sayap.

Dengan mengetahui seluk beluk sepak bola mulai dari sejarah hingga ukuran lapangan sepak bola akan membuat Anda lebih paham aturan di dalamnya. Selain itu, Anda juga mendapat pengetahuan baru tentang posisi pemain dan lain sebagainya.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.